Tampilkan postingan dengan label Sekilas InFo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sekilas InFo. Tampilkan semua postingan

Selasa, 17 April 2012


Pada postingan Aqidah kali ini, beberapa tanggapan yang akan disampaikan atas sebuah kritikan yang dilontarkan seorang ketua FPI, Habib Rizieq terhadap buku karangan Ustad Yazid bin Abdul Qadir Jawas yang berjudul MULIA DENGAN BERMANHAJ SALAF. Ada apa dengan buku karangan Ustad Yazid ini? Apa gerangan yang disampaikan Habib Rizieq kepada seorang penulis sekaligus da'i terkemuka tersebut?? 

Minggu, 05 Februari 2012

Oleh: Abu Ubaidah Yusuf as-Sidawi

"Barangsiapa yang merayakan hari kelahiranku, maka aku akan menjadi pemberi syafa'atnya dihari Kiamat. dan berangsiapa yang menginfaqkan satu dirhaam untuk maulidku maka seakan-akan dia telah menginfaqkan satu gunung emas di jalan Allah."

Marilah kita senantiasa bertakwa kepada Allah, berpegang teguh kepada agama-Nya, dan tidak berpecah belah dalam beragama dengan membuat aturan-aturan baru dalam mendekatkan diri kepadaNya. Mari kita bersungguh-sungguh dalam menanamkan kecintaan kita kepada Allah pada diri kita dengan cinta yang sebenarnya, karena cinta kepada Allah adalah prinsip dari agama dan pondasi dari ibadah kita serta tanda dari keimanan yang benar kepadaNya. Allah berfirman,

Sabtu, 08 Oktober 2011

Penerbit : Lentera
 
1.    Akhlak Keluarga Nabi, Musa Jawad Subhani
2.    Ar-Risalah, Syaikh Ja'far Subhani
3.    As-Sair Wa As-suluk, Sayid Muhammad Mahdi Thabathaba'i Bahrul Ulum
4.    Bagaimana Membangun Kepribadian Anda, Khalil Al Musawi
5.    Bagaimana Menjadi Orang Bijaksana, Khalil al-Musawi


مَنْ سَبَّ أَصْحَابِيْ فَعَلَيْهِ لَعْنَةُ اللهِ

"Barangsiapa mencela sahabatku, maka ia mendapat laknat Allah."  (Riwayat Ibnu Abi ‘Ashim dalam As Sunnah, no. 1001, hlm. 2/469, dan dihasankan Al Albani dalam Dzilalil Jannah Fi Takhrij As Sunnah, 2/469.)



“Benci terhadap sahabat adalah kufur, nifaq dan melampaui batas”. (Imam Thahawi)

Imam Malik berkata, “Barangsiapa yang bangun pagi, sedangkan di dalam hatinya ada kebencian terhadap salah seorang sahabat, berarti ia terkena ayat Al Qur’an, yakni firman Allah Ta’ala: